zahra tlho

JARAN BODHAG
            Jaran Bodhag dalam terminologi bahasa jawa “jaran” berarti kuda dan “bodhag” berarti wadah atau bentuk lain.Jaran Bodhag merupakan kesenin tradisional dari daerah Kabupaten Proolinggo.Dalam pertunjukannya ditampilkan tembang-tembang tradisi khas Jaran Bodhag dengan pakaian yang gemerlapan,menarik,unik,yang didesain sendiri oleh pemiliknya dengan segala kemampuan estetiknya.
            Jaran Bodhag terinspirasi dari Jaran Kencak atau jaran menari.Pertunjukkan Jaran Kencak ditampilkan menggunakan kuda asli yang sudah dilatih khusus sehingga bisa menari dengan menggunakan hiasan,pakaian,dan aksesoris lengkap dan menarik.Masyarakat yang tidak mampu memiliki dan menyewa kuda juga mendambakan sebuah pertunjukan Jaran Kencak,sehingga dibuatlah tiruan kuda yang terbuat dari kayu.
            Kuda tiruan tersebut dipakai dalam pertunjukan yang dinamakan dengan Jaran Bodhag.Jaran Bodhag tidak menggunakan kuda asli melainkan menggunakan kuda tiruan dari kayu yang dibentuk menyerupai kepala kuda hingga leher yang disambungkan dengan berbagai aksesoris unik yang mirip dengan Jaran Kencak asli.Seseorang dapat berdiri di dalam dan dikelilingi aksesors kuda.”Penungang” kuda seolah-olah sedang naik kuda padahal ia berdiri dan berjalan.
            Kesenian Jaran Bodhag juga menggunakan sesajen.Dalam kesenian ini sesajen yang dihadirkan terbagi menjadi dua macam yaitu sesajen untuk tuan rumah dan sesajen untuk pemain gamelan dan pengantin.Sesajen untuk pemain gamelan dan pengantin terdiri dari beras putih,kepala ayam mentah,dua tandan pisang yang masing-masing jenisnya sama,jajan tujuh rupa,sirih  dan pinang,tembakau dan cengkeh,gula dan koi,bunga,santen,jenang putih dan merah,lawon atau sewek,perapian dan kemenyan.
            Sementara itu,sesajen untuk tuan rumah terdiri atas berbagai macam barang yang digantung pada seutas tali rafia yang masing-masing ujungnya diikatkan pada tiang.Barang-barang itu kemudian digantung di depan pentas yang nantinya akan dipakai pertunjukan Jaran Bodhag,barang-barang terseut akan dijadikan sebuah lagu yang berbentuk pantun yang menggunakan bahasa kidungan(bahasa Madura atau bahasa jawa).
            Jaran Bodhag biasanya ditampilkan dalam acara hajatan,pernikahan,khitanan.Jaran Bodhag disajikan dalam bentuk arak-arakan dijalan maupun didepan rumah dengan diiringi alunan musik gamelan yang terdiri dari kenong,gong,kendang dan sronen.Jaran bodhag dibawa oleh dua orang dengan sebutan Janis dan penunggang jaran.

Comments

Popular posts from this blog

irvan tlho

Tugas TLHO - Raisa