Tugas TLHO - Abel
WAYANG
TIMPLONG
oleh:
Nabilah Pranadita Nasyif
Wayang adalah seni pertunjukan yang
telah dietatapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. Salah satunya ialah
WAYANG TIMPLONG. Wayang ini terbuat dari kayu, baik kayu waru, mentaos, maupun
pinus. Pemeran Timplong telah menjadi tradisi turun menurun dengan membawakan
cerita panji sebagai sumber lakonnya.
Dalam setiap acara bersih desa, wayang
timplong selalu diisyaratkan untuk digelar. Hal ini dipercaya karna kekuatan
gaib yang dimiliki wayang ini mampu menetralisir berbagai energi negatif yang
menyelimuti desa tersebut. Sambil sesekali membenahi lipatan sarung yang
dikenakannya. Dalam pementasannya wayang timplong memang tidak menggunakan
seperangkat gamelan yang lengkap. Yang dipakai hanya berupa gambang, kempul,
kendang serta sebuah gong. Dan nama timplong sendiri sebenarnya berasal dari
bunyi ‘’plong….plong….plong’’ yang
dihasilkan oleh gambang bambu.
Dari pengetahuan tersebut terhadap
wayang timplong ada banyak manfaat yang sudah kita dapatkan. Kita lebih
mengetahui sejarah terciptanya nama tamplong. Menciptakan rasa cinta terhadap
wayang Indonesia. Lebih mengenal lebih dalam terhadap wayang timplong sehingga
dapat memperkenalkan wayang timplong ke Negara lain. Manfaat yang kita dapat
juga adalah supaya kebudayaan wayang kita khususnya wayang timplong ini lebih
dikenal dan diakui oleh Negara Negara lain.
Jadi kesimpulan yang kita dapat dari
wayang timplong adalah wayang yang terbuat dari kayu waru, mentaos, dan pinus.
Pemerannya telah menjadi tradisi turun menurun. Wayang ini diadakan setiap
acara bersih desa. Karna wayang ini dipercaya memiliki kekuatan gaib untuk
menetralkan energy negative di desa tersebut. Nama timplong juga didapat dari
bunyinya. Dengan ini juga kita dapat memiliki pengetahuan lebih luas lagi
terhadap kekayaan wayang di Negara kita. Dan dapat menumbuhkan rasa bangga
terhadap kekayaan kebudayaan Indonesia.
Comments
Post a Comment